permohonan
ketika kau ucapkan
Kata pemutus harapan
Dari bibirmu yang lembut dan menawan
Asaku lebur berkeping dan berserakan
Aku lelaki lemah,teduh tapi jantan
…
Hanya pada Rabbku aku berpinta
Saat hening aku tengada
Dengan tawadu aku menghamba
Jika bukan ia aku tak ingin yang lainya
Biarkan aku sendiri saja
Dalam sepi,
Beku
Dan mati
Namanya abadi
Terpatri
Antara jantung dan hati
Dien Arrauyan,maret 2011

Tidak ada komentar:
Posting Komentar